Selasa, 26 Maret 2013

Aku dan BEST, Saat Godaan Menerpa

  Ini post-an sebenarnya udah laaamaa banget. waktu aku kelas 8 dan emosi lagi labil, cerita ini semata-mata hanya untuk dikenang, buat pelajaran aku dan siapapun yang baca. bahwa jangan cepet putus asa. dan jika kita tak belajar dewasa, WAKTU sendiri yang akan mendewasakan kita. TUA itu PASTI, DEWASA itu pilihan. postan ini sempet aku jadiin draft. karena sebenarnya ini kan privacy. tapi setelah dipikir''.. aku pengen dipost lagi.

Karena.. berhubung sekarang aku kelas 9, keadaan Alhamdulillah membaik, begitupun hubungan aku dengan BEST:) Semuanya indah, permasalahan selesai. aku pun bahagia dan bersyukur punya pengalaman di BEST. pokoknya seru, betah. memang sayangnya.. disaat aku suka disaat itu pula aku harus berpisah. :( berpisah dengan semua letih, cape, seneng, gembira kalau acara berjalan dengan sukses! itu semua dirasain sama-sama.  jadi.. ini semata-mata buat pelajaran. maslahnya udah selesai kok :)


 =====================================Flashback=============================

BEST itu semacam OSIS kalau disekolah sekolah lain. Kebetulan tahun ini, 2013. , aku mendapat amanah, yaitu mendapat jabatan sebagai Wakil Presiden BEST.

Akhir-akhir ini, menjelang acara EKSPOS (Ekspresi Potensi Siswa) dengan acara puncaknya yaitu pengambilan rapot bayangan bagi kelas 7 dan 8. Perasaan yang sebenarnya sudah lama, dan maju mundur ketika ingin ku katakan kepada sang pembina BEST yaitu Mr. Y. Akhirnya,  menggebu-gebu juga dan tekad sudah bulat untuk dibicarakan langsung kepada Mr.Y.

Aku ingin mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden BEST. Tanpa alasan yang pasti :'(

Ya, I'm Stupid Girl. Aku kira itu mudah...

Ternyata, urusannya panjang. dan aku tahu, untuk masalah yang satu ini aku memang jauh dari kata "Dewasa". Aku terlalu buru-buru dan sensitif dalam mengambil keputusan. Sebenarnya ini yang ku khawatirkan ketika pemimpin seorang Akhwat, karena selama ada Ikhwan, lebih bagus Ikhwan. Bukankah ada hadistnya?

Dan keputusan ini ternyata malah menambah rumit masalah. Bukan menyelesaikan.
Aku pusing dibuatnya. Masalah semakin rumit-,- tak semudah mengundurkan diri, lalu dilantik pengganti yang baru.

Keputusan ini membuat banyak perdebatanku dengan Mr.Y. Entah lewat SMS, Inbox FB, Atau berbicara langsung. Dan ini benar-benar perdebatan.

Sepertinya aku lupa akan ikrar yang dibacakan bersama- sama ketika Pengurus BEST angkatanku dilantik. Pesan pak yayat lewat pesan FB masih terngiang-ngiang dalam pikiranku "kalo bapak mundur ndak apa2 ndak dosa, kalo mba dosa karena sudah dilantik dan disumpah atas nama Alloh akan menjalankan amanh dengan baik.. #thinkadultmba"

Disitu aku mulai berpikir kembali. Agak lama, tapi tetap saja, karena ada dukungan dari beberapa temanku. Menurutku mengundurkan diri lebih baik, walau aku harus menanggung malu dan dosanya. Entah apa yang ada diotakku saat itu.

Tetep di BEST rasanya itu emang bikin nyesek, tapi aku ga bakal bisa jelasin ke pak yayat:'(

Aku hanya merasa malu malu malu malu dan tak pantas lagi ada di BEST. Apalagi sebagai Wakil Presiden BEST. Orang-orang tak kan pernah tau apa yang kurasakan saat itu. Bener'' resaahhh, binguungg, keluar gak bisa, tetep di BEST gak nyaman, Ngasih alesan gak diterima, Akhirnya cuman bisa paasrraaahh... *jangandicontoh* ku rasa ini memang bukan diriku yang sebenarnya-,- diriku yang dulu mungkin lebih baik. Tapi sayangnya, aku tak menemukan jati diriku yang sebenarnya.

Walau sudah berdebat panjang lebar dengan Mr.Y. tetap saja Y  tak bisa menerima alasanku. Justru masalah ketidak nyamanan aku di BEST ini harus diselesaikan! itu berarti aku harus tetap di BEST dan akan disidang dengan seseorang. Aku gak bakal mau!

Perdebatan terakhirku, yaitu ketika malam senin lewat SMS. Di salah satu SMS-nya memang ku rasa ada yang bener'' ekstrim. wkwk maksudnya ada kata'' yang kurang nyaman juga dihatinya pak yayat, makannya langsung disindir lewat status group best 7 (Ada print screen-nya dibawah). Dan disitu ketauan banget pak yayat sakit hatii.. Huhuhu maafkan saya pakk.. I'm So Sorryyy. Status yang paling jelb itu "Senyumanmu tak semanis saat kau kampanye dulu, Semangatmu tak seherois saat awal kau bersamaku, #AndaiBESTbicara" Aduh, jadi kasian masa sama diri sendiri. 

Nah, pas hari senin-nya aku ga masuk sekolah. Dan ga disangka-sangka Hp tiba'' berdering... daaann... what. itu telpn dari Y. Wkwkwk disitu sebenarnya labil banget mau ngangkat atau nggak, karena khawatir ditanya-tanya sesuatu. Awalnya aku angkat tapi langsung aku matiin, kedua aku tolak, ketiga aku diemin lama akhirnya aku angkat juga meski dengan ragu-ragu. Eeh, ternyata.. Y nanyain kenapa mba icha ga masuk? takutnya gara-gara Y lagi mba icha nggak masuk. ya pasti aku jawab "nggaklah", dan saat itu juga aku bergumam "Wahh terharu banget. Memang guru-guru BM  perhatian banget ya, apalagi nih pa yayat sampe nelpn gini.. wkwkkw" Di situ aku malah jadi ngerasa ga enak, dan ga sopan. gara'' udah berdebat panjang lebar dengan guru. hehehe.

Kalau Mr.Y baca post ini. Aku mau banyak ngucapin terimakasih dan permohonan maafff.... sungguh dari hatii yang paling dalam. Terimakasih, Mr.Y udah jadi pembina BEST yaaaaaang saaaaaangaaaaaatt baaaaiiikk, seru, perhatian pula. Bapak ga bakal bisa ngundurin diri kecuali semua ilmu dan pengalamannya sudah ditransfer ke orang lain. Haha ga bakal mungkin kan;) Dan permohonan maaf karena saya smpai saat ini blm bisa mnjadi Wakil presiden BEST yang baik. Saya akan berkerja lebih keras lagi! :)

Lagi-lagi aku ga tau kenapa perasaaan ini, kegalauan ini harus hadir pada seorang 'icha'. Tapi tak peduli alasannya, Aku yakin Allah sangat mencintai hamba-hamba-Nya.. dan dibalik ini smua pasti ada hikmah yang luar biasa dan sangat berguna untuk masa depanku kelak, yang pasti masalah membuatku lebih dewasa.

Terus menimati skenario Allah yang unik penuh hikmah didalamnya..
Selalu mengahasilkan senyuman diakhirnya.. :')

Thaankk youu So mucchh sir:)
Mr, Y!






0 comments:

Poskan Komentar

 

Everything is Inspiring! Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template