Jumat, 22 Februari 2013

Tengah malam, rahasia kekuatan seorang hamba


 Waktu malam sangat istimewa di sisi Allah. Dengan malam Allah menjadikan hamba-hamba-Nya yang bergelut di siang hari dapat beristirahat dengan nyaman. Malam adalah tanda gelap, sunyi, sepi, jauh dari hiruk-pikuk siang hari dan tentunya istimewa. Ya, istimewa bagi mereka yang memanfaatkannya dengan baik.

Jauh-jauh hari al-Qur'an sendiri sudah mengungkapkan dalam banyak ayat bahwa malam adalah sebagian dari waktu berharga setiap muslim. Ia harus memanfaatkannya dengan optimal untuk memperkuat dirinya dengan Allah swt.


Allah berfirman:

وَجَعَلْناَ الَّيْلَ لِبَاسًا

"Dan Kami jadikan malam sebagai pakaian."(Qs an-Naba: 10)
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا

"Dan Kami jadikan tidurmu sebagai istirahat."(Qs an-Naba: 9)

Dan banyak lagi ayat serupa yang menceritakan tentang waktu malam. Bagi seorang muslim, waktu malam adalah waktu yang demikian istimewa. Di samping ia dapat beristirahat dari aktivitasnya di siang hari, waktu malam juga dapat membuatnya lebih dekat dengan Tuhannya. Ketika malam tiba saat-saat indah itu mulai menyelimuti dirinya. Di sepertiga malam, Allah menyuruhnya untuk bangun guna mengingat-Nya dengan cara beribadah kepada-Nya. Saat itu shalat malam atau tahajjud menjadi detik-detik yang sangat menakjubkan. Tentunya bagi seorang hamba yang mengetahui manfaatnya saja.

Wajar saja kalau Imam Syahid Hasan al-Banna mengungkapkan tentang mahalnya waktu malam ini. Katanya:

دَقَائِقُ الَّيْلِ غَالِيَةٌ فَلاَ تُرَخِّصُوْهَا بِالْغَفْلَةِ

Detik-detik malam sangatlah mahal Maka janganlah engkau sepelekan ia dengan kelalaian.

Ya, malam memang sangat istimewa. Kalau beliau menyifatkannya dengan detik-detik yang mahal. Kapan? Pasti pada tengah malam. Bukan awal atau menjelang tengah malam. Tapi sepertiga malam yang akhir. Menjelang subuh.

Ini mengingat ada banyak keajaiban langsung saat itu di luar pengetahuan seorang hamba. Apa itu? Yakni turunnya Allah, Tuhan semesta alam ke langit dunia. Untuk apa? Kata Rasulullah Saw dalam sebuah haditsnya, untuk mencari mana di antara hamba-hamba yang mengingat-Nya untuk dikabulkan permohonannya. Allah turun untuk membentangkan rahmat, maghfiroh, ampunan dan segala rahasia-Nya kepada mereka yang ingat pada-Nya. Allah akan mencari hamba-hamba yang beribadah kepada-Nya. Mencari mana di antara mereka yang shalat, membaca al-Qur'an, merenung, menangis, tafakkur, berdoa, memohon dan 'curhat' untuk segala hal bagi kehidupannya dan kehidupan orang-orang di sekelilingnya.

Ya, saat-saat yang sangat luar biasa. Manakala seorang muslim rajin memanfaatkan memontum istimewa ini sungguh ini merupakan sebuah kemuliaan dan karunia yang sangat besar. Kenikmatan yang tiada tara dan salah satu dari tiga kenikmatan dunia yang tersisa dalam hidupnya.

Seorang sahabat pernah berkata tentang hal ini: "Tidak ada kenikmatan dunia yang tersisa bagi seorang mukmin selain 3 hal. Yakni berkumpul dengan saudara-saudaranya seiman dan seakidah, shalat berjamaah di masjid dan shalat malam."

Luar biasa...Inilah takaran keimanan itu. Dan shalat malam adalah salah satunya yang sangat istimewa. Pada sepertiga malam segala sesuatunya akan mulai dari nol lagi. Ketika seseorang bangun pada malam hari, maka pikirannya masih segar, mulai aktif, dan tentunya masih fitrah dari segala beban hidup. Nah saat itulah ketika ia mengisi pikirannya dengan mendekat kepada Tuhannya dalam shalat, munajat dan curhat maka -tentu saja- Allah akan mencurahkan semua cucuran rahmat-Nya kepadanya. Kemudian, menjadi lembutlah hatinya, segarlah pikirannya dan semakin fitrah dirinya.

Sebaliknya manakala seseorang bangun malam hanya untuk menunaikan hajat biologisnya semata, maka syetan akan bertepuk-tangan dan bergembira karena orang itu akan kehilangan waktu berharga malam itu. Tidak hanya itu, syetan kemudian mengencingkan pada kedua telinga orang tersebut sehingga ia lupa dan 'bablas' dari mengingat Allah dan kehidupannya. Jangankan untuk beribadah kepada Allah, hanya untuk memulai harinya dengan aktifitas kehidupan yang rutin saja terasa berat. Apalagi dengan hal-hal yang berurusan dengan akhiratnya. Sungguh...Sangat disayangkan sekali.

Berbahagialah Anda apabila anda termasuk mereka yang memanfaatkan kesempatan baik nan berharga ini untuk bermunajat dan beribadah kepada-Nya. Pertahankan dan lestarikan ia sebaik-baiknya sampai berjumpa dengan-Nya.

Karenanya Allah menyifatkan bahwa malam itu tanda kemuliaan seorang muslim kalau ia bisa mengisinya dengan berbagai macam bentuk taqorrub kepada-Nya.

Dan masih banyak lagi rahasia kekuatan malam yang mungkin bisa gali sesuai dengan interaksi dan pengalaman kita masing-masing. Karena ilmu Allah diberikan kepada manusia sesuai dengan kadar kedekatannya kepada Dia. 

Semoga bermanfaat.

Wallahu A'lam bish-Showab

(Hidayatullah, Lc al-Hafizh)

0 comments:

Poskan Komentar

 

Everything is Inspiring! Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template