Selasa, 20 November 2012

Keren!! Hacker Dunia Kobarkan Perang Lawan Israel!


JERUSALEM — Hujan roket yang menghantam jalur Gaza membuat kelompok hacker Anonymous bereaksi dengan merusak sejumlah situs milik Israel. Tak hanya itu, melalui sebuah video yang diposting di YouTube, mereka mengobarkan cyberwar.
Pemerintah Israel mengaku telah menjadi korban kampanye massal (Global) perang dunia maya. Setidaknya ada jutaan upaya untuk meretas (hack) sejumlah situs web negara itu sejak Israel menyerang Gaza empat hari lalu.
Seperti diketahui, Anonymous meretas sejumlah situs penting sebagai reaksi atas serangan brutal Israel dan ancaman pemerintah negera zionis tersebut untuk memotong jaringan internet agar tak bisa diakses warga Gaza.
Menteri Keuangan Israel, Yuval Steinitz, saat berbicara di hadapan pertemuan kabinet mingguan, mengatakan, Pemerintah Israel kini melancarkan perang di "front kedua—sejumlah serangan dunia maya terhadap Israel".
Steinitz mengatakan, dalam empat hari terakhir Israel dilaporkan, mengalami sedikitnya 44 juta kali upaya serangan cyber telah menyerbu situs pemerintahan Israel, dan kemungkinan serangan ini masih akan terus berlanjut.
Sehari sebelumnya, kelompok aktivis online Anonymous mengaku telah menjebol puluhan situs web lembaga negara Israel dan sebuah bank papan atas. Serangan dunia maya Anonymous itu sebagai protes atas serangan udara mematikan negara Yahudi tersebut terhadap warga Palestina.
Dilansir dari Dailycaller, Senin (19/11/2012), dalam pesan yang diklaim merupakan Anonymous Collective, kelompok itu berjanji akan melakukan segala upaya untuk melumpuhkan sistem internet Israel, mulai dari hack, deface, docks, hijack, mencuri informasi di database, mengambil alih admin dan mematikan DNS.
Sebelumnya, kelompok hacker terkenal ini mengklaim telah merusak database hampir 700 website Israel, termasuk Bank of Jerusalem. Situs Kementerian Luar Negeri Israel juga sempat down. Saking seriusnya terhadap perang ini, sampai Menteri Keuangan Israel Yuval Steinitz menyatakan pemerintahannya kini menghadapi medan perang kedua di dunia maya.
Steinitz tidak menyebutkan siapa yang diyakini Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab, tetapi mengatakan bahwa pemerintah telah berhasil menangkis hampir semua serangan sehingga terhindar dari terjadinya gangguan serius atau kerusakan lainnya.
Israel dan Palestina tengah berusaha untuk mengeksploitasi media sosial dalam upaya mereka untuk memenangi opini publik di tengah meletusnya kekerasan terburuk di Timur Tengah dalam empat tahun terakhir.
Hari Sabtu lalu, Anonymous mengaku telah menjebol atau menghapus database dari hampir 700 situs web swasta dan publik Israel, termasuk milik kantor Bank of Jerusalem. Kelompok itu juga mengklaim sempat menjebol situs web kementerian luar negeri sebagai protes atas ancaman Israel untuk memotong komunikasi internet di Jalur Gaza.
"Sudah terlalu lama, Anonymous berdiri bersama seluruh dunia dan menyaksikan dengan putus asa perlakuan biadab, brutal, dan keji terhadap orang-orang Palestina di tempat yang disebut 'Daerah Pendudukan' oleh Angkatan Pertahanan Israel," kata Anonymous dalam sebuah pernyataan.
Berikut video pesan Anonymous mengenai deklarasi perang cyber terhadap Israel.

0 comments:

Poskan Komentar

 

Everything is Inspiring! Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template