Rabu, 13 Juni 2012

6 Langkah Hafal Al-Qur'an (Selamanya, Jangan Putus Asa)

Langkah keenam yang dijadikan para psikolog sebagai akhir langkah mewujudkan impian adalah: Selamanya jangan putus asa ketika anda hendak mewujudkan impianmu, kendati anda gagal beberapa kali, jangan pernah putus asa! Dan inilah langkah yang utama dan menentukan.

           Mengapa psikolog menjadikan langkah terakhir ini dalam mewujudkan impianmu?!
Ingatlah ucapan Imam Syafii:..Lamanya Waktu..
        Betapa butuh orang yang hendak menghafal al-Qur’an kepada kesabaran. Hafalan tidak akan bisa didapatkan dengan mudah, khususnya pada tahap-tahap awal. Dan bagi kami ia adalah tahap terberat yang pasti dilalui oleh seorang penghafal.
        Secara tabiat, jiwa selalu lari dari ikatan dan sesuatu yang ketat. Terutama pada hal-hal yang tidak menguntungkan atau faedah materi yang bisa diprediksi. Oleh karena itu siapa saja yang ingin menghafal ia sangat butuh kepada pelatihan diri, mendidiknya dan membiasakannya secara bertahap sehingga ia bisa menyatu dengan hafalan dan memiliki kecenderungan yang kuat sedikit demi sedikit kepadanya.
         Dan hal yang paling banyak memberikan kontribusi kesulitan kepada seorang calon hafiz adalah rasa malas dan gampang futur. Atau melupakan jauh-jauh hal-hal yang berhubungan dengan hafalan. Dan itu tidak ada obatnya selain bersabar, sikap perlahan-lahan dan harapan yang besar kepada pertolongan Allah swt.
      Maka setiap kali anda menjumpai kesulitan di awal-awal bayangkanlah happy endingnya dan pahala yang menanti anda di dunia dan akhirat. Karena sesungguhnya itu akan menanamkan benih kesabaran dalam hati, menambah semangat, keteguhan dan membangkitkan kekuatan di dalam jiwamu.
Ingatlah selalu firman Allah swt: “Sesungguhnya cukuplah bagi orang-orang yang sabar balasan tanpa batas.”(Qs az-Zumar). Kesabaran mana lagi yang lebih agung daripada sabar dalam ketaatan? Ketaatan apalagi yang lebih indah dan lebih manis daripada sabar dalam menghafal al-Qur’an?!
            Segalanya butuh kesabaran dan tambahan kesabaran. Bisa jadi anda gagal lebih dari sekali di tengah jalan. Akan tetapi orang-orang yang tengah menapaki impian hakiki tentu tidak mengenal bahasa putus asa. Ia akan terus berusaha dan akan kembali dari kegagalan.
            Oleh karena itu Rasulullah saw bersabda dalam sebuah haditsnya:
Apabila hari kiamat terjadi dan di tangan seorang dari kalian ada benih yang akan ditanam, hendaknya ia menanamnya..”(HR. Ahmad dengan sanad yang shahih).
           Perhatikanlah bagaimana Rasulullah saw mendidik kita memahami sebuah jalan dan proses kesuksesan dan cita-cita. Walaupun kiamat besok terjadi dan di tangan Anda ada sebuah benih yang siap tanam maka tanamlah saat itu juga, jangan ditunda. Lakukan apa yang saat ini sudah Anda niatkan.
         Demikian pula dengan sidang pembaca sekalian..Apabila anda mempunyai impian seperti ini dan mengalami kegagalan berungkali, sesungguhnya kegagalan itu tidaklah penting. Namun yang lebih penting adalah kembali bangkit dari kegagalan dan bertekad agar bisa bangkit kembali ketika terjadi hal yang serupa berulangkali.
            Kebanyakan dari kita takut gagal. Akan tetapi kita lebih suka memotivasi setiap orang untuk memberi kesempatan berusaha. Lalu apa ruginya coba…?! Apabila, misalkan, anda belum berhasil, maka usaha Anda itu akan sia-sia sedikitpun? Sungguh, tidak..!
      Barangkali anda akan banyak memperoleh manfaat dari pengalaman dan pengetahuan tersebut dengan cara produktif dan berguna. Dan juga berarti anda sudah merealisasikan banyak hal di sela-sela penyelaman momentum-momentum yang beraneka ragam. Meskipun, misalnya target utama anda belum terwujud. Kita tidak yakin anda telah rugi sedikitpun dengan usaha ini..
            Kita katakan: Apabila anda mempersenjatai diri dengan sifat keikhlasan, maka anda akan sampai –dengan izin Allah- ke puncak gunung…Jadi, teruslah berusaha dan berusaha.
        Apabila para psikolog mengatakan pada proyek-proyek dunia: “Selamanya janganlah anda putus asa”, maka kita katakan kepada Anda (para pengejar proyek akhirat): “Janganlah anda putus asa. Karena mega proyek menghafal al-Qur’an (menjadi Hafiz al-Qur’an) adalah proyek tak kenal bahasa kegagalan,” seperti yang dikatakan para ulama.”
            Usaha keras yang dimobilisasi dalam menghafal al-Qur’an tidak akan terbuang percuma begitu saja. Karena setiap huruf yang anda baca akan diganjar 10 kebaikan hingga 700 kali lipat oleh Allah swt. Ia adalah proyek yang tidak mengenal kamus kegagalan. Karena saat itu kita tengah berbisnis dengan Tuhannya para tuhan, Allah swt yang telah menundukkan kepada kita jalan-jalan kebaikan dari manapun datangnya.
Semoga bermanfaat..Wallahu A'lam

0 comments:

Poskan Komentar

 

Everything is Inspiring! Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template